Trilogi Risalah Islam (Intisari Khutbah Jumat)
Oleh Abdul Rahman Arok, S.Ag, M.Pd.I. (Wakil Sekretaris Pokjawas KanKemenag Polman)

By Administrator 21 Des 2019, 08:21:59 WIB | dibaca 6168 kali Opini
Trilogi Risalah Islam (Intisari Khutbah Jumat)

Trilogi Risalah Islam adalah Iman, Islam dan Ihsan. Tiga hal yang menjadi pondasi utama dalam mengembangkan ibadah berdasarkan ajaran agama yang dibawa oleh nabi Muhammad saw. Trilogi ini diajarkan oleh Allah Swt kepada Muhammad Saw melalui perantaraan Malaikat Jibril as, yang mengubah rupa menjadi seorang pemuda tampan berkulit putih dan berambut indah

Ketika Nabi Muhammad saw sedang bersama beberapa sahabat muncul seorang pemuda dan menghampiri baginda nabi, duduk disebelahnya seperti sangat akrab sekali, padahal para sahabat baru sekali itu melihatnya. Pemuda itu mengajukan beberapa pertanyaan yang terkait trilogi Risalah Islam itu.

Pertanyaan pertama “ya Muhammad ahbirniy anil Iman?” Kabarkan pada saya apa itu iman? Rasulullah menjawabnya dengan menyebut inti 6 Rukun Iman.

Pertanyaan kedua “Ahbirniy Anil Islam?” Kabarkan pada saya apa itu Islam. Rasulullah menjawabnya dengan menyebut inti 5 Rukun Islam

Pertanyaan ketiga “ahbirniy anil ihsan?” Kabarkan pada saya apa itu ihsan. Nabi menjawab dengan mengatakan

Lalu beliau Saw bersabda: Anta’budallaha kaannaka tarahu, fainlam takun tarahu fainnahu yaraaka “Ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, jika engkau tidak melihat-Nya, maka Dia melihat engkau.”

Trilogi Pertama:  Iman
Dalam hadits di atas, Rasulullah Saw mengemukakan Rukun Iman (Arkanul Iman), yakni percaya kepada Allah SWT, para malaikat, kitab-kitab, para rasul, hari kiamat, dan takdir.
Kata iman berasal dari bahasa Arab, yaitu amana-yu'minu yang artinya percaya atau menerima. Menurut istilah, iman adalah membenarkan dengan hati, mengucapkan dengan lisan, dan memperbuat dengan anggota badan (beramal). Tashdiqun bil qolbi ikrarun bil lisan wa 'amalun bil arkan. Orang beriman disebut mukmin.

Trilogi Kedua:  Islam
Islam secara bahasa artinya berserah diri dan damai. Islam adalah agama Allah SWT. “Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barang siapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya." (QS. Ali Imran:19).
Kata Islam berasal dari bahasa Arab yaitu aslama yang artinya patuh, pasrah, menyerah diri, atau selamat. Pemeluk Islam atau orang yang tunduk dan patuh berserah diri kepada Allah disebut Muslim.

Trilogi Ketiga:  Ihsan
Ihsan berasal dari bahasa Arab yaitu ahsan - yuhsinu - ihsanan yang artinya kebaikan atau berbuat baik. Menurut istilah, ihsan ialah berbakti dan mengabdikan diri kepada Allah SWT atas dasar kesadaran dan keikhlasan. Pelakunya disebut Muhsin.
Ihsan atau kebaikan tertinggi adalah seperti disabdakan Rasulullah Saw: "Ihsan hendaknya kamu beribadah kepada Allah seolah-olah kamu melihat-Nya, dan jika kamu tidak dapat melihat-Nya, sesungguhnya Dia melihat kamu.” (HR. Bukhari). Selain dalam hal ibadah kepada Allah SWT, ihsan juga bermakna akhlak atau perilaku baik kepada sesama sebagai pengamalan iman dan Islam. Rasulullah Saw bersabda, "Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan kepada hari akhir, hendaknya ia tidak menyakiti tetangganya, barangisiapa yang beriman kepada Allah dan kepada hari akhir, hendaknya ia memuliakan tamunya, barangsiapa yang beriman kepada Allah dan kepada hari akhir, hendaknya ia berkata baik atau diam.” (Muttafaq ‘alaih).**

Disarikan kembali oleh Abdul Rahman Arok, (Penulis adalah ASN Kantor Kemenag Polewali Mandar/Wakil Sekretaris Pokjawas Kantor Kemenag Polman/Muballigh).

Acc/Editor by Inmas Kemenag Polman (Ahmad F).


Download File : TRILOGI+AIS.jpg



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 5 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment

Berita Foto

Daftar Agenda

Jejak Pendapat

Bagaimana Pelayanan di Kantor Kementerian Agama Kab. Polewali Mandar?
  Biasa Saja
  Baik
  Ramah
  Memuaskan