TATA CARA SHOLAT KHUSUF (GERHANA BULAN)
Panduang Menjelang Sholat Gerhana Bulan (26/05/21)

By Administrator 26 Mei 2021, 12:12:50 WIB | dibaca 1081 kali Bimas Islam
TATA CARA SHOLAT KHUSUF (GERHANA BULAN)

Dalam literatur fiqh, gerhana disebut Kusuf (كسوف) dan Khusuf (خسوف). Kedua kata tersebut bermakna sama, yakni gerhana. Namun kalangan Fuqaha’ memakai lafadz Kusuf (كسوف) untuk gerhana matahari (كسوف الشمس) dan lafadz Khusuf untuk gerhana rembulan (خسوف القمر).

Dalam istilah Fuqaha, Kusuf adalah peristiwa hilangnya sinar matahari baik sebagian atau keseluruhan pada siang hari karena terhalang posisi rembulan yang melintas di antara matahari dan bumi. Sedangkan Khusuf adalah peristiwa hilangnya sinar rembulan baik sebagian atau keseluruhan karena terhalang bayangan bumi yang berada diantara matahari dan rembulan.

Saat terjadi fenomena gerhana baik matahari ataupun bulan seperti yang akan terjadi nanti malam (26/05/21), kita dianjurkan untuk mengerjakan shalat sunah dua rakaat atau shalat sunah khusuf yang hukumnya Sunah Muakkad menurut kesepakatan ulama fikih.

صلاة الكسوف والخسوف سنة ثابتة مؤكدة باتفاق الفقهاء

“ (Hukum) shalat gerhana matahari dan shalat gerhana bulan adalah sunnah mu’akkadah dengan kesepakatan para ahli fikih “ (الفقه الإسلامي وأدلته 2/ 545)

Meskipun sholat sunnah ini disunnahkan untuk dilaksanakan berjamaah tapi tidak harus berjamaah. Bila tidak sempat melaksanakan sholat secara berjamaah maka dapat dilaksanakan secara sendiri-sendiri di rumah masing-masing.

Secara umum gambaran tata cara pelaksanaan shalat gerhana bulan dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Tata cara gerakannya tidak jauh berbeda dengan sholat yang lain. Hanya saja perbedaanya dapat dilihat pada gerakan setelah bangkit dari ruku' yang tidak langsung sujud tetapi membaca Surah Alfatihah ditambah Surat dari Alquran setelah itu baru sujud. Rakaat kedua pun demikian, sehingga hitungannya meskipun 2 rakaat tapi bacaan Surah Alfatihah dan baca surah lainnya terhitung sebanyak 4 kali.

Selain hal itu, yang penting juga diketahui adalah perbedaan bacaan fatihah dan surah dijaharkan (dikeraskan) pada sholat Gerhana Bulan dan di sirkan (dikecilkan) pada sholat gerhana matahari. Wallahu A’lam bishawab.


Download File : sampul_web.jpg



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Berita Foto

Daftar Agenda

Jejak Pendapat

Bagaimana Pelayanan di Kantor Kementerian Agama Kab. Polewali Mandar?
  Biasa Saja
  Baik
  Ramah
  Memuaskan