JAREQJEQ, PESANTREN MASYARAKAT PERTAMA DI MANDAR?
Kunjungan perdana Kepala Kantor di Pondok Pesantren Jareqjeq Pambusuang

By Administrator 07 Okt 2021, 20:17:55 WIB | dibaca 477 kali Penyelenggara Syariah
JAREQJEQ, PESANTREN MASYARAKAT PERTAMA DI MANDAR?

"Sungguh kerdil bila santri hanya bisa menjadi kepala kantor seperti saya," ungkap H. Imran Kaldjubi Kesa Kepala Kantor Kemenag Polman, sedikit merendah dihadapan seluruh santri Jareqjeq Pambusuang Balanipa, Kamis (07/10/21).

Alumni Pondok Pesantren Modern Immim Makassar ini menjelaskan bahwa dari masa perjuangan kemerdekaan, santri dan pondok pesantren telah berjasa besar mengambil peran merebut kemerdekaan.

Di masa kemerdekaan pun dari zaman Soekarno sampai hari ini, banyak deretan-deretan menteri yang berasal dari alumni pondok pesantren, bahkan dalam perjalanan sejarah, bangsa ini pernah dipimpin oleh seorang presiden dari kalangan santri. Ungkapnya menyemangati para santri.

"Santri dirindukan oleh bangsa ini, karenanya santri di pesantren harus tumbuh dan tangguh," harapnya.

Sambil mengutip bait nadzom kalimat Imam Syafi'i tentang 6 (enam) syarat memperoleh ilmu, Imran Kaljubi juga memberikan penekanan tentang pentingnya santri menghormati guru dan kiyai untuk mendapatkan ilmu yang berkah.

Didampingi oleh Kepala Penyelenggara Zawa H. Lahida dan Kepala KUA Kecamatan Balanipa Sumaila, kunjungan perdana kepala kantor di pondok pesantren yang didirikan pada tanggal 31 Juli 2020 yang lalu ini disamping silaturahim dengan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Kab. Polewali Mandar, K.H. Abd. Syahid Rasyid, pendiri dan pimpinan pondok ini, juga lawatan dinas peninjauan langsung pengukuran lokasi tanah wakaf pondok ini bersama Tim Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kab. Polewali Mandar.

"Dengan usia belia hanya setahun lebih, bahagia sekali saya melihat grafik perkembangan santri yang ada," terangnya bangga.

80 santri yang saat ini mukim disini, menurutnya sebuah sinyal kuat bahwa pondok berbasis kitab kuning ini akan besar dikemudian hari. Harapnya.

Doa dan harapan kepala kantor ini sesungguhnya memiliki tali-temali dengan maksud pelakatan nama Jareqjeq pada pondok ini. Hal Itu disebabkan karena dalam sejarah, Jareqjeq adalah nama sebuah kampung kuno yang terletak di Desa Pambusuang Polewali Mandar Sulawesi Barat.

Kampung yang berada di pesisir teluk Mandar ini menurut banyak sumber, sejak dahulu telah menjadi basis kesantrian masyarakat setempat yang telah melahirkan banyak ulama besar, intelektual dan cendikiawan dari Mandar, di antaranya KH. Imam Lapeo, KH. Muhammad Saleh, Prof. Baharuddin Lopa. Bahkan di depan lokasi pondok pesantren ini masih berdiri kuat sebuah rumah mendiang K.H. Syahabuddin (Annangguru Hawu) yang digunakan sebagai markas pengajian kitab kuning pertama di masyarakat Mandar Pambusuang.

Tak salah, bila Jareqjeq sejatinya selain sebuah ikon agama, kampung masyarakat yang diberkahi, juga sekaligus sebuah ikhtiar, doa dan harapan mengembalikan dan mengembangkan basis kesantrian masa silam di kampung ini. Semoga. (SH)


Download File : sss.jpg



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Berita Foto

Daftar Agenda

Jejak Pendapat

Bagaimana Pelayanan di Kantor Kementerian Agama Kab. Polewali Mandar?
  Biasa Saja
  Baik
  Ramah
  Memuaskan